Kegiatan Balai

Program BEKERJA Kementerian Pertanian 2019

Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Kementerian Pertanian tahun 2019
di Kabupaten Grobogan. Tepatnya di desa Dimoro, Kec. Toroh.

Acara dihadiri Bupati Grobogan, Direktur Perbibitan Ir. Sugiono, MP mewakili Dirjen Peternakan dan Keswan, Pakar Pendamping Bekerja Kementerian Pertanian, Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi , TP4D Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan tamu undangan Dinas provinsi, Kabupaten dan Para Tenaga pendamping, serta tim Bekerja BBPTUHPT Baturraden

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Semarak Perayaan Kemerdekaan di Kaki Gunung Slamet

Merdekaaa.. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 diisi dengan kegiatan Upacara bendera serta kemeriahan lomba-lomba bersama segenap pegawai BBPTUHPT Baturraden. Upacara Bendera di pimpin langsung oleh Kepala BBPTUHPT Baturraden, Drh. Sintong HMT Hutasoit, M.Si. Dalam amanatnya Beliau menyampaikan bahwa sesuai dengan tema kemerdekaan kali ini, maka seluruh pegawai BBPTUHPT Baturraden harus terus belajar tanpa henti melalui berbagai media yang saat ini makin beragam di era informasi saat ini serta selalu berupaya meningkatkan kinerjanya guna mewujudkan Indonesia Maju khususnya di bidang peternakan sapi perah dan kambing perah.

Selain itu, kegiatan di hari kemerdekaan ini juga diisi oleh berbagai kegiatan lomba-lomba tradisional yang jamak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, seperti lomba makan kerupuk, lomba menangkap belut, lomba menggiring bola dengan terong, dan beberapa lomba lainnya seperti lomba tenis meja, karaoke, dan futsal. Semua kegiatan tersebut berjalan meriah penuh suka cita dan canda tawa mengiringi selama kegiatan berlangsung.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Panen jagung melimpah, Kementerian Pertanian gandeng perusahaan pakan serap jagung petani Blora

BLORA, hamparan jagung dilahan seluas 300 Ha, petani jagung tersenyum gembira saat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh. I Ketut Diarmita dengan didampingi Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit dan Direktur Pakan Kementerian Pertanian bersama dengan Bupati Blora Djoko Nugroho menghadiri acara panen raya jagung tepatnya di kawasan hutan milik Perhutani KPH Kalisari Jati Gong Desa Jatiklampok Kecamatan Banjarejo, Selasa (19/02).

Hari ini Dirjen Peternakan dan Keswan I Ketut Diarmita menyampaikan bahwa kehadirannya dalam acara panen raya jagung ini, ditugaskan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengawal dan menjembatani kerjasama pemanfaatan jagung hasil panen raya petani oleh peternak ayam, melalui peran Bulog di tengahnya.

“Petani yang harus kita bina di sini ada dua, yaitu petani jagung dan peternak ayam, sedangkan kami pemerintah ini di tengah-tengah mereka yang harus mengayomi keduanya”, kata I Ketut Diarmita.

    I Ketut berharap petani jagung dan peternak ayam mandiri dapat menikmati masa panen raya jagung saat ini melalui mekanisme distribusi dan tata niaga yang baik.

Pada acara panen ini, Bupati Blora Djoko Nugroho turut menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan), para perusahaan pabrik pakan (feed meal), peternak ayam petelur (layer) mandiri yang disaksikan oleh Satgas Pangan dan Bulog Divre Jateng.

Ia jelaskan bahwa dalam pakan unggas, jagung merupakan komponen penting karena berkontribusi sekitar 40-50 persen dalam formulasi pakan, sehingga menurutnya ketersediaan jagung sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha peternakan.

Lebih lanjut I Ketut menjelaskan dasar aturan yang digunakan sebagai pedoman harga jagung adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Harga Acuan Pembelian Di Tingkat Petani Dan Harga Acuan Penjualan Di Tingkat Konsumen. Dalam Permendag ini harga pembelian jagung di tingkat petani dengan kadar air 15% sebesar Rp. 3.150/kg dan harga acuan penjualan di industri pengguna (sebagai pakan ternak) Rp 4.000/kg.

Bupati Blora gandeng Investor untuk kerjasama menerima jagung petani berkelanjutan

Di lokasi sama Bupati Blora DJoko Nugroho menyampaikan, bulan Februari dan Maret ini merupakan puncak panen raya jagung di Kabupaten Blora, meskipun menurutnya pada akhir bulan Januari petani sudah banyak memanen jagungnya.

Laporan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora untuk tahun 2018 luas panen jagung di Kabupaten Blora 70.319 Ha yang tersebar di 16 Kecamatan, dengan rata-rata produktivitas 5,8 ton per Ha.

Lebih lanjut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora melaporkan bahwa luas panen jagung tahun 2018 seluruh Kecamatan Banjarrejo sendiri 2.548 Ha (luas panen Februari 1.388 Ha dan Maret 1.215 Ha), dengan produktivitas 7 – 7,5 ton per hektar. Sedangkan luas hamparan jagung di lokasi acara panen saat ini 160 Ha dari total 300 Ha yang dimiliki oleh beberapa kelompok tani.

“Saya berharap harga jagung di tingkat petani saat ini untuk pipil basah dengan Kadar Air (KA) 33% dapat mencapai Rp. 2.800, sehingga petani masih untung”, ucap Bupati Blora. “Saya berharap para perusahaan pabrik pakan (feed meal) yang hadir di sini ada yang tertarik untuk mendirikan pabrik pakan di sini, sehingga lebih mendekatkan antara produsen jagung dengan pabrik pakan yang dapat langsung menyerap jagung petani, sehingga lebih efisien”, tukasnya.

Mobile Corn Dryer, Solusi Pasca Panen Petani Jagung

Menurut Direktur Jenderal permasalahan jagung saat ini adalah di pasca panen, sebagai salah satu solusi yang menjadi pilihan terbaik dalam pengelolaan pasca panen jagung adalah penggunaan mesin pengering jagung yang bersifat mobile, utamanya di sentra produksi jagung yang relatif jauh dari pabrik pakan. Kementerian Pertanian bekerjasama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia memperkenalkan penggunaan Mobile Corn Dryer (MCD), yaitu peralatan pengeringan jagung yang dapat dipindahkan secara mudah untuk didekatkan ke lokasi-lokasi panen jagung. Solusi ini diharapkan dapat memecahkan persoalan kadar air sehingga pertumbuhan jamur aflatoksin dapat dikendalikan, untuk memunculkan harapan “Bermanfaat untuk Korporasi Petani Jagung”.

I Ketut berharap, Mobile Corn Dryer yang merupakan hasil karya anak bangsa ini dapat menjadi sebuah potensi solusi dalam mengatasi masalah pasca panen jagung yang selama ini selalu di hadapi oleh petani saat menjual hasil produksinya bernilai minimum. “Kita berharap apabila petani makmur dan sejahtera, peternak pun akan menjadi lebih makmur dan sejahtera, untuk Indonesia yang lebih baik”, ucapnya.

Sementara itu, Eka Budiman PT. Charoen Phokphand Jawa Tengah menyampaikan, dalam acara ini pihaknya telah menyediakan dua Mobile Corn Dryer (MCD) untuk membantu petani mengeringkan jagungnya. Menurutnya, kelebihan penggunaan MCD ini adalah dapat meningkatkan waktu simpan setelah dikeringkan, melancarkan tata niaga, mendapatkan kualitas lebih baik dan pada akhirnya petani dapat menikmati harga yang lebih baik dari jagung berkadar air lebih rendah.

Ia katakan bahwa konsep Mobile Corn Dryer berawal di tahun 2018, seiring dengan upaya PT Charoen Pokphand Indonesia dalam upaya meningkatkan penyerapan jagung secara langsung dari Petani yang merupakan bahan baku utama pakan ternak.

“Jika ada petani yang kesulitan menjual hasil panennya, dapat langsung menghubungi kami, kami akan bantu menyerapnya”, kata Eka. “Kami akan bantu menjembatani”, tandasnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Kunjungan Kerja Tenaga Ahli Menteri Bid. Infrastruktur Pertanian Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan,M.Agr

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri, luar ruangan dan alam

Hari ini Minggu Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi mendampingi kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bid. Infrastruktur Pertanian Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan,M.Agr bersama rombongan (13/1).

Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan meninjau langsung sarana prasarana farm terkait penanganan infrastruktur tata kelola air. Beliau berharap segera dilakukan pembenahan tata kelola air, sehingga pada saat terjadi musim kemarau pun seluruh kebutuhan ternak terpenuhi hingga dapat menyuplai produksi hijauan ternak atau dapat diperuntukan kepada masyarakat terdekat Balai.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, langit, luar ruangan dan alam

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri, luar ruangan dan teks
 Kunjungan ini dalam rangka meninjau dan diskusi kondisi infrastruktur dan tata kelola air lahan peternakan. Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan memberikan masukan dan arahan dalam penanganan infrastruktur tata kelola air. Drh.Sintong siap untuk segera menindaklanjuti arahan Prof.Budi.  Dengan tim bergerak bersama, selalu komitmen memberikan pelayanan terbaik untuk ternak menghasilkan bibit berkualitas.
selengkapnya tonton video :

yuk #sobaternak berikan like dan subscribe

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Perkuat VBC,Kementerian Pertanian Tingkatkan Pelayanan Pembibitan Ternak di Masyarakat

Kementerian Pertanian menyelenggarakan pertemuan yang dilaksanakan BBPTUHPT Baturraden sebagai UPT Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yakni kegiatan Pertemuan Strategi Pengembangan Pembibitan di wilayah Village Breeding Center (VBC) BBPTUHPT Baturraden.

Pertemuan ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 20 April 2018 di Grand Zuri Hotel, Yogyakarta yang dihadiri oleh  Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak (Ir. Sugiono, MP), Kepala BBPTUHPT (drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi), Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten yang membidangi Peternakan wilayah VBC, dan ketua KUD terpilih. 

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ir. Sugiono, MP dalam arahannya menyampaikan ” Pendampingan wilayah VBC perlu ditingkatkan pelayanannya yakni peningkatan penyebaran distribusi bibit Balai, pelayanan pemberian bibit hijauan pakan ternak yakni Indigofera dan Odot, pelayanan kesehatan ternak dan gangguan reproduksi di wilayah VBC. “sinergitas BBPTUHPT Baturraden dan Dinas terus menerus dilakukan dilapangan untuk memberikan pelayanan bersama”.

“Yang terpenting dibutuhkan peternak adalah ketersediaan pakan dan rumput ” ujar Ir. Sugiono, MP.

Pengembangan Pembibitan di wilayah VBC merupakan tugas yang berkelanjutan, sebagai program Kementerian Pertanian yang dilaksanakan oleh BBPTUHPT Baturraden dengan menggandeng Dinas-dinas yang membidangi fungsi peternakan diwilayah dalam berkomitmen bersama untuk peningkatan pelayanan kepada peternak di wilayah sumber bibit. Komitmen bersama tersebut dituangkan dalam MoU antara Kepala BBPTUHPT Baturraden dan Kepala Dinas diwilayah VBC.

Pertemuan acara ini juga menghadirkan narasumber akademisi dibidang pengembangan pembibitan peternakan pedesaan yang disampaikan oleh Prof. Dr.Ir.Sumadi, MS dan Dr. Jakaria dengan materi Pola Pembibitan diwilayah sumber bibit dan metode pemuliaan pembibitan diwilayah sumber bibit.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Inisiasi Bank Pangan

Pertemuan Inisiasi pembuatan Bank Pakan diselenggarakan oleh Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden pada tanggal 7-8 Februari 2017 bertempat di Hotel Queen Garden Baturraden Banyumas.

Pertemuan dipimpin dan dibuka oleh Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak ( BBPTU HPT) Baturraden dan dihadiri Para Narasumber yaitu Direktorat Pakan, Kepala BBPTU HPT Baturraden, dan BPTP Jawa Tengah. Peserta pertemuan yang hadir adalah Dinas yang membidangi fungsi peternakan Kabupaten Purbalingga, Kebumen, Rembang, Blora, Pati, Jepara, Grobogan, Wonogiri, Brebes, Bantul, Sleman, Cirebon, Pasuruan, dan UPT PTHMT Tuban.

Kegiatan pertemuan dimulai dengan penyampaian sambutan dan ucapan selamat datang dari Kepala Balai sekaligus membuka secara resmi pertemuan inisiasi pembuatan bank pakan. Acara dilanjutkan dengan penyampaian paparan Kepala Balai tentang kondisi Balai, serta program pembuatan bank pakan yang dilanjutkan materi dari Direktorat Pakan yang menyampaikan materi kebijakan pengembangan pakan ruminansia serta materi rekayasa teknologi pakan yang disampaikan oleh BPTP Jawa tengah. (TIM)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more