Berita

Tingkatkan mutu produk dan layanan, BBPTUHPT Baturraden pelatihan penyusunan ISO 9001:2015 terintegrasi dengan ISO 37001 : 2016

Baturraden, 26 s.d 29 November 2019 BBPTUHPT Baturraden menyelenggarakan pelatihan penyusunan ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi ISO 37001 : 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan di kantor utama BBPTUHPT Baturraden dengan mengundang narasumber I Made Dwi Antara, SH dari PT Garuda Consultant. Yang hadir dalam kegiatan ini sebagai peserta pelatihan penyusunan ini Kepala Bagian Umum, Kepala Bidang PI, Kepala Bidang Pelayanan Pembibitan, Kasie Pemasaran, Kasie Sarana Prasarana, Sekretariat ISO, dan anggota AMI. Pelatihan selama 4 hari ini menyusun ISO 9001:2015 terintegrasi ISO 37001:2016.

Penyusunan ISO 9001:2015 perlu memperhatikan beberapa hal-hal penting, untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat. Disamping itu, komitmen pelayanan bebas bersih melayani menjadi hal utama. Komitmen untuk bebas dari korupsi dan tidak ada suap kepada pejabat BBPTUHPT Baturraden. Kami siap memberikan pelayanan sesuai harapan masyarakat, agar layanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pada ISO.  Salah satu tujuan penerapan  Sistem Manajemen Mutu adalah standar pelayanan prima dapat dibuat benchmark-nya, sehingga dapat menjadi patokan pelayanan prima yang akan dicapai. Semua unsur-unsur institusi dapat memahami target secara komprehensif.

Setelah ditetapkannya ISO 9001:2015 terintegrasi maka perlu melaksanakan audit Internal secara periodik. Audit Internal dilakukan untuk memonitor dan mengukur kesesuaian penerapan dan kinerja sistem manajemen mutu diseluruh bagian.

Read more

Inisiasi Pembuatan Bank Pakan diwilayah, solusi pakan musim kemarau panjang

Untuk memberikan solusi pakan disaat musim kemarau panjang ini,  BBPTUHPT Baturraden menerjunkan timnya ke wilayah untuk melaksanakan Inisiasi Pembuatan Bank Pakan yakni fermentasi Jerami. Kegiatan inisiasi pembuatan bank pakan diwilayah dilaksanakan pada bulan November ini.

Kegiatan inisiasi pembuatan bank pakan dilaksanakan di beberapa Kabupaten sebanyak 25 Kelompok peternak yang akan menerima kegiatan tersebut. Seperti pada gambar tersebut yang dilaksanakan di Kabupaten Grobogan. Tepatnya di Kelompok ternak Ngudi Rahayu 2 desa Mojorebo Kec. Wirosari.  Sebagai ketua tim BBPTUHPT Baturraden adalah Joko Purwanto yang bersama-sama mendemokan pembuatan fermentasi dipeternak.(19/11)

“Selain inisiasi pembuatan bank pakan di kelompok, kami juga melakukan monitoring inisiasi bank pakan pada tahun 2018 di kelompok lainnya yakni kelompok Margo Rukun di desa Tambahrejo dan kelompok lainnya di wilayah ” ujar Joko Purwanto dilokasi.

Joko menyampaikan bahwa BBPTUHPT Baturraden juga memberikan bantuan dana penggantian jerami, urea, probiotik dan bibit andalan yakni Indigofera. “Harapannya indigofera dapat dikembangkan oleh peternak meningkatkan produksi Hijauan pakan yang lebih bernutrisi ” ungkap Joko.

Tiap tahun BBPTUHPT Baturraden melaksanakan kegiatan inisiasi bank pakan di wilayah agar peternak dapat memanfaatkan secara maksimal limbah pertanian dan tidak membakarnya dengan sia sia. Bank pakan pun dapat mencukupi persediaan pakan di wilayah sehingga peternak dapat tenang dan sapi pun berkembang sehat.

Dukungan semua pihak dalam kegiatan ini bersama pihak Dinas Peternakan Kabupaten sehingga kegiatan berjalan lancar. Bank pakan adalah solusi terbaiknya.

Read more

Evaluasi Penyaluran Bantuan Biaya Kandang Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera

BBPTUHPT Baturraden menyelenggarakan acara pertemuan Evaluasi Penyaluran Bantuan Biaya Kandang Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Tahun 2019 Kabupaten Grobogan dan Pemalang pada November 2019. Kepala BBPTUHPT Baturraden memberikan Sambutan dalam acara yang dihadiri oleh tim bekerja BBPTUHPT Baturraden, tim teknis dinas peternakan dan keswan kab pemalang, tim teknis dinas pertanian kab grobogan dan para koordinator UPKK di Kab Grobogan dan Pemalang.
.
Dalam sambutan kepala balai menyampaikan ucapan terima kasih kepada para UPKK yang telah membantu menyalurkan bantuan biaya pembuatan kandang tersebut kepada RTMP penerima manfaat.

Read more

Program BEKERJA Kementerian Pertanian 2019

Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Kementerian Pertanian tahun 2019
di Kabupaten Grobogan. Tepatnya di desa Dimoro, Kec. Toroh.

Acara dihadiri Bupati Grobogan, Direktur Perbibitan Ir. Sugiono, MP mewakili Dirjen Peternakan dan Keswan, Pakar Pendamping Bekerja Kementerian Pertanian, Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi , TP4D Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan tamu undangan Dinas provinsi, Kabupaten dan Para Tenaga pendamping, serta tim Bekerja BBPTUHPT Baturraden

Read more

“AREVY”

Sebuah kata yang belum familiar, namun cukup menarik untuk diperkenalkan. AREVY adalah salah satu aktualisasi perubahan di BBPTU HPT Baturraden. Arevy sebuah sistem pakan yang terintegrasi, untuk informasi penimbangan hasil produksi hijauan pakan ternak yang realtime.

Tujuan dari proyek perubahan ini untuk mengurangi kesalahan input data/human error dan juga memastikan ketersediaan pakan ke depan. Sistem baru “AREVY” hari ini, Jumat 5 September 2019 diluncurkan oleh Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi di lokasi penimbangan farm balai. Peluncuran Arevy memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja produksi dan kinerja SDM secara maksimal. Pada peluncuran diperkenalkan disaksikan secara langsung oleh seluruh pegawai BBPTUHPT Baturraden.

Peluncuran Arevy di farm sapi Limpakuwus, di awali dengan sambutan dari Ka.Balai, drh.Sintong HMT Hutasoit, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan penimbangan HPT . Dalam sambutannya, drh.Sintong HMT Hutasoit berharap dengan sistem realtime “AREVY” ini memudahkan pendataan dan memonitor produksi hijauan pakan ternak sehingga selalu memberikan data akurat dan tepat setiap saat.

Sistem ini akan memberikan laporan penimbangan HPT secara online dan realtime ke Kepala Balai, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Koordinator Farm, Koordinator Fungsional dan Pengawas lapangan. Apabila jumlah total penimbangan belum mencukupi kebutuhan untuk masing – masing farm, maka akan muncul notifikasi jika jumlah HPT belum tercukupi. Dengan notifikasi ini diharapkan pemangku kebijakan segera bisa mengambil langkah sehingga kebutuhan pakan tetap terpenuhi sesuai minimal kebutuhan.

 

Read more

Gelar Potensi Peternakan dan Gebyar SIWAB Jateng

Rembang, Bulan Bakti Peternakan Tahun 2019 banyak diselenggarakan kegiatan diberbagai daerah, seperti yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah yakni “Gelar Potensi Peternakan dan Gebyar SIWAB Jawa Tengah Tahun 2019” di GOR Rembang tanggal 25 September 2019. Berbagai komoditas unggulan peternakan dihadirkan dalam acara ini seperti ternak Sapi PO Kebumen, Sapi Brangus, Domba Wonosobo, Domba Batur, Kambing PE Kaligesing, dan Ayam Kedu. Pada acara yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 24 – 25 September 2019 menggelar stand pameran dan lomba-lomba kontes ternak sapi, domba, kambing, dan burung. BBPTUHPT Baturraden berpartisipasi menggelar stand pameran dilokasi kegiatan Gelar Potensi Peternakan dan Gebyar SIWAB Jawa Tengah Tahun 2019.
Pada acara puncak Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. Drh I Ketut Diarmita,MP berkeliling kelokasi acara yang didampingi Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit , Kepala BBVet Wates Drh. Bagoes, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Ir.Lalu, Kepala Dinas Peternakan Kab. Rembang mengunjungi seluruh komoditas peternakan yang ada. Dan yang paling dibanggakan yakni sapi-sapi kelahiran dan sapi Bunting Program UPSUS SIWAB Jawa Tengah tahun 2019.
Dalam acara puncak juga digelar Gerakan Gemar Minum Susu bersama siswa-siswa SD dan gemar makan telur. Susu dan Telur sebagai makanan protein hewani untuk menjadi makanan sehari-hari yang penuh gizi. Selanjutnya acara pemberian piala-piala kepada Peternak yang menjuarai lomba kontes ternak. Partisipasi UPT Kementerian Pertanian pada Stand Pameran BBPTUHPT Baturraden, Balai Embrio Ternak Cipelang, Balai Besar Veteriner Wates, Balai Inseminasi Buatan Lembang, dan BPTP Jawa Tengah untuk memberikan informasi pelayanan unggulan masing2 dan inovasi teknologi kepada para peternak dan masyarakat. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan berharap bahwa ke depan program SIWAB terus berjalan aktif untuk meningkatkan populasi ternak secara cepat.

#gebyarsiwab #siwabjateng #bbpptuhptbaturraden #pameran #baturraden #KementerianPertanian

Read more

Exavator Bekerja 24 jam untuk Pangan, 8 jam per Shift demi 14 Trilliun

Capaian Kementerian Pertanian yang spektakuler dinilai Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman adalah buah dari kerja keras segenap jajaran Kementan yang sejak dipimpinnya bertekad untuk memajukan pertanian tanah air.

Dalam beberapa kesempatan, Menteri Amran selalu berpesan kepada seluruh jajaran Kementan untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan swasembada dan kesejahteraan petani.

“Kami siap bekerja 24 jam untuk mewujudkan swasembada dengan terus meningkatkan produksi komoditas pertanian,” tegas Amran.

Amran menegaskan maksud dari 24 jam ini bukan berarti petani atau pegawai tidak pernah tidur, tapi bagaimana kami sebagai aparatur siap melayani petani jika dibutuhkan. Kalau saat mengolah lahan misalnya setiap petani bisa sambil bergantian antara petani satu dengan yang lainnya, tetapi alat mesin pertanian nya tidak boleh berhenti atau terus bekerja untuk mengolah. Hal lain misalnya pelayanan dalam pengurusan ekspor, itu sudah pasti tidak boleh berhenti atau layanan 24 jam dalam 7 hari.

“Layanan ekspor kan sudah on-line, jadi tidak perlu pegawainya menunggu sampai dengan 24 jam tidak tidur, biar server nya terus berkerja 24 jam petugasnya tinggal mengontrol dari jauh, memantau dan mengawasi selama 24 jam, “ tegas Amran.

Dalam dialog dengan Gapoktan di Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan 28 Agustus 2019. Mentan Amran meminta petani agar bekerja mengawal agar Alsin bantuan 24 Jam. Maksudnya 24 jam kerja adalah Mesin exavator kerja 3 shift, dengan 8 jam per shift, yang selama dikerjakan di lokasi ini ini hanya kerja 1 shift atau mubazir alsintan yang telah dibagikan ke petani karena tidak optimal.

Mentan Amran berharap target yang dicanangkan untuk membuka lahan seluas 200.000 hektar lahan rawa di Sumsel bisa segera direalisasikan.

“Target pembukaan lahan rawa di Sumsel 200.000 hektar. Jika ini tercapai, maka Sumsel bisa meningkatkan penghasilan sebesar Rp 14 triliun,” tegas Amran saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Muara Padang, Banyuasin, Rabu (28/8/2019).

Selama ini, untuk mendapatkan hasil yang maksimal kecepatan dalam melaksanakan pekerjaan tentu harus dimaksimalkan, Mentan Amran mengibaratkan jika kita lomba balapan mobil, pasti yang dituju oleh setiap pembalap adalah juara pertama. Tidak ada pilihan selain menginjak pedal gas untuk tetap dalam kondisi kecepatan tinggi, tetapi tentunya dengan kehati-hatian dan kontrol yang baik agar tujuan yang dituju tercapai dengan sempurna.

Mentan Amran juga menegaskan tentang program-program yang telah dijalankannya selama periode lima tahun seperti pemanfaatan alat mesin pertanian untuk mengolah lahan, menanan benih, panen dan pasca panen, bantuan benih, bantuan pupuk melalui program Upaya Khusus (UPSUS) Padi, Jagung dan Kedelai serta Optimalisasi Alat Mesin Pertanian (OPSIN). Program lainnya yaitu Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB), Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA), Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI). Program ini semua dilakukan untuk mencapai Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia di tahun 2045 serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

“Semua program tersebut saya pantau setiap hari atau 24 jam, bahkan kemarin kami hari Selasa sampai dengan Kamis, kami di lahan rawa dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, untuk melihat langsung kemajuan pelaksanaan program SERASI di tiga Kabupaten yaitu Banyuasin, Ogan Kemilir Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin. Saya tugaskan Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen PSP untuk selalu memantau perkembangannya, kalau perlu para Dirjen tersebut tidur di rumah-rumah penduduk agar mereka juga merasakan apa yang dirasakan oleh para petani, “ tutur Amran.

Pandangan terhadap kinerja Menteri Amran juga terlontar dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, “Indonesia masih butuh sosok Mentan Amran, “ ujar Deru.

Alasan Deru bukan isapan jempol semata. Terbukti Kementan dibawah kepemimpinan Mentan Amran ini berhasil mengantarkan Sumatera Selatan sebagai penyumbang pangan nasional di urutan ke lima dimana sebelumnya peringkat delapan.

“Alhamdulillah peningkatan Sumsel luar biasa, produksinya naik 1.6 juta ton sejak Pak Amran di lantik menjadi Menteri, jadi Beliau itu memang pekerja keras dan melayani, “ tutur Deru.

sumber: PPID Kementan

Read more

Semarak Perayaan Kemerdekaan di Kaki Gunung Slamet

Merdekaaa.. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 diisi dengan kegiatan Upacara bendera serta kemeriahan lomba-lomba bersama segenap pegawai BBPTUHPT Baturraden. Upacara Bendera di pimpin langsung oleh Kepala BBPTUHPT Baturraden, Drh. Sintong HMT Hutasoit, M.Si. Dalam amanatnya Beliau menyampaikan bahwa sesuai dengan tema kemerdekaan kali ini, maka seluruh pegawai BBPTUHPT Baturraden harus terus belajar tanpa henti melalui berbagai media yang saat ini makin beragam di era informasi saat ini serta selalu berupaya meningkatkan kinerjanya guna mewujudkan Indonesia Maju khususnya di bidang peternakan sapi perah dan kambing perah.

Selain itu, kegiatan di hari kemerdekaan ini juga diisi oleh berbagai kegiatan lomba-lomba tradisional yang jamak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, seperti lomba makan kerupuk, lomba menangkap belut, lomba menggiring bola dengan terong, dan beberapa lomba lainnya seperti lomba tenis meja, karaoke, dan futsal. Semua kegiatan tersebut berjalan meriah penuh suka cita dan canda tawa mengiringi selama kegiatan berlangsung.

 

Read more

Gerakan Obor Pangan Lestari (OPAL), pangan mandiri di rumah kita

Baturraden, Pada tanggal 26 Juli 2019 Kepala BBPTUHPT Baturraden drh.Sintong Haposan MT Hutasoit ,MSi mencanangkan Gerakan Obor Pangan Lestari (OPAL). Bersama seluruh karyawan/karyawati menanam sayurannya dilahan pekarangan BBPTUHPT Baturraden dan kemudian memanennya.

Gerakan OPAL adalah gerakan penanaman sayuran dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki di sekitar area perkantoran dengan menanam berbagai komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Melalui OPAL Kementerian Pertanian mengajak masyarakat dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

“OPAL dalam rangka memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga” ungkap Kepala BBPTUHPT Baturraden pada saat memanen sayur bersama.

Gerakan OPAL Kementerian Pertanian mengajak seluruh Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian, dan Dinas Provinsi, Kabupaten/ Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dan/atau pangan. Kedepan OPAL ini akan dilaksanakan secara masal dengan melibatkan masyarakat dalam bentuk Gerakan Masyarakat (Germas) OPAL. OPAL diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 10 Tahun 2019 tentang Obor Pangan Lestari Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 22 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 10
Tahun 2019 tentang Obor Pangan Lestari Tahun 2019. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat diharapkan untuk suksesnya gerakan OPAL ini.

Read more

Pertemuan Koordinasi Uji Zuriat Sapi Perah Nasional Periode III Tahun 2019

Purwokerto, BBPTUHPT Baturraden menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi Uji Zuriat Sapi Perah Nasional Tahun 2019 pada tanggal 25 – 26 Juli 2019 di Hotel Aston Purwokerto. Sambutan Kepala BBPTUHPT Baturraden mewakili Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pertemuan ini (25/7). Pertemuan koordinasi uji zuriat sapi perah nasional dihadiri Komisi Pertimbangan (Dr. Kurnia Achjadi, MS dan Dr. Chalid Talib), perwakilan Direktorat Perbibitan, Sekretariat ISikhnas, BBIB Singosari, Kepala BBVet Wates (drh. Bagoes Poermadjaja,MSc), BIB Lembang, BET Cipelang, Dinas yang membidangi peternakan Provinsi dan Kabupaten, serta para rekorder KUD/Koperasi Susu.

Dalam sambutan Kepala BBPTUHPT Baturraden : “Uji Zuriat memiliki tujuan yang mulia yaitu untuk meningkatkan mutu genetik sapi perah Indonesia, menghasilkan pejantan unggul sapi perah holstein Indonesia, meningkatkan pelaksanaan sistem pencatatan (rekording) sapi perah dan secara bertahap mengurangi impor pejantan unggul sapi perah” ungkap Kepala BBPTUHPT Baturraden drh. Sintong HMT Hutasoit, MSi. Pelaksanaan kegiatan Uji Zuriat Sapi Perah Nasional yang dimulai dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2018 telah me-launching tiga belas (13) ekor pejantan Unggul (Bullionary, Farrel, Filmore, Formery, Flaunt, Florean, Fokker dan Hostromsy, Goldsy, Perfentvil, Fortuner, SG. Gabe dan SG. Bolton). Sedangkan pada periode III, kegiatan uji zuriat menguji tujuh Calon Pejantan Unggul (CPU) yaitu : Folegan, Glens, Flanggo, Dominggo, Shoty, Flate dan Aris) untuk dapat di launching pada akhir tahun 2020.

Pada tahun 2018 pelaksanaan kegiatan Uji Zuriat Sapi Perah Nasional periode III dilaksanakan pada empat Provinsi. Jumlah alokasi Participated Cow (PC) di ke-empat provinsi tersebut adalah 6.170 ekor, dengan rincian di Jawa Barat 2.240 ekor, Jawa Tengah 1.300 ekor, DIY (Sleman) 600 ekor, dan Jawa Timur sebanyak 2.030 ekor. Kepala BBPTUHPT Baturraden menyampaikan bahwa melalui program Uji Zuriat ini adanya lompatan produksi susu sapi di lokasi pelaksanaan uji zuriat, walaupun pertumbuhan populasi sapi perah di Indonesia tidak terlalu signifikan. Sejak tahun 2004 sampai dengan sekarang terlihat adanya peningkatan produksi susu dari 10,8 liter per ekor per hari dalam 305 hari laktasi (2004) menjadi 12,6 liter per ekor per hari setelah adanya kegiatan ini. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Uji Zuriat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan peternak sapi perah di Indonesia. Hal ini merupakan buah kinerja kita semua yang perlu mendapatkan apresiasi.

Namun, perjalanan Uji Zuriat sapi Perah ini masih lama, masih 1,5 tahun menuju launching di 2020. Keberhasilan yang sudah dicapai saat ini merupakan batu loncatan agar produksi sapi perah menjadi lebih baik ke depan. Keberhasilan kegiatan uji zuriat sapi perah nasional sampai tahun 2020 sangat tergantung dari perolehan data yang akurat, baik dan benar yang meliputi catatan IB, pertumbuhan berat badan (PBB), produksi susu DC dan produksi pembandingnya (contemporary comparison). Tantangan terbesar adalah menjaga agar DC dari masing-masing CPU dapat dipertahankan dan tercatat semua produksi susunya sampai akhir tahun 2020. Sehingga, masing-masing yang terlibat hendaklah memahami kunci keberhasilan Uji Zuriat periode III ini, yaitu pemberdayaan rekorder, komitmen peserta uji zuriat, dan komunikasi yang intensif antar instansi terkait.

 

 

 

 

 

Pemberdayaan rekorder di tingkat lapangan sebagai ujung tombak sesuai tugas dan fungsinya perlu diperkuat agar data-data yang diperlukan dapat tersedia dengan baik. Sementara itu, komitmen, konsistensi peserta uji zuriat baik pemerintah dan koperasi perlu dijaga, serta koordinasi dan komunikasi yang intensif antara stakholders terkait, yaitu Ditjen PKH, UPT, Dinas Provinsi, Dinas kabupaten, Koperasi serta swasta perlu dibangun.  Mengakhiri sambutannya, Direktur Perbibitan mengajak kita untuk tingkatkan kontribusi pembangunan peternakan sebagai faktor pengerak ekonomi dan pembangunan daerah dengan meningkatkan keunggulan komparatif dan kompetitif komoditas susu yang kita miliki, dengan demikian akan menjadi sebuah keniscayaan komoditas ternak kita sebagai lumbung pangan dunia di masa mendatang. Momentum acara Koordinasi Nasional Uji Zuriat Periode III ini dapat dijadikan sebagai upaya terus menerus untuk memperjuangkan nasib peternak-peternak agar berkembang usahanya dan sejahtera.

Hasil rumusan pertemuan ini akan ditindaklanjuti dalam pelaksanaan teknis pada masing-masing wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.  (Download)

#Ujizuriat #Pertaniankita #peternakanindonesia #pertemuan #BBPTUHPT #KementerianPertanian #bibitunggul #pejantanunggul

 

Read more