Berita

Kepala Balai Mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Pertanian

Hari ini Rabu 31 Maret 2021, Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Pertanian Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kota Salatiga, dalam acara Pencanangan bersama Kota Salatiga sebagai Kota Empat Pilar dan Kota Vanili.
Salatiga merupakan salah satu penghasil vanili. Pada hari ini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, unsur Forkopinda, dan para pejabat eselon I Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan pencanangan bersama Kota Salatiga sebagai Kota Empat Pilar dan Kota Vanili.
Setelah acara pencanangan Kota Salatiga sebagai Kota Empat Pilar dan Kota Vanili, Bapak Menteri Pertanian melakukan penanaman bibit vanili dan pemberian bantuan 10.000 bibit vanili dan 1000 bibit kelapa.
Walikota Salatiga, H. Yulianto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan tanaman vanili ini telah lama dibudidayakan oleh penduduk kota Salatiga. Saat ini jumlahnya berkisar 8.900 batang yang ditanam di lahan sekitar 7,74 hektar. Vanili merupakan komoditas yang sangat menguntungkan. Sehingga pemerintah akan terus mendorong para petani vanili untuk terus berproduksi.
Hasilnya sekitar seharga Rp 2,5 juta per kg vanili kering dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk mengembangkan vanili sebagai penghasilan tambahan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Kementan Raih Merdeka Award

*Rilis Kementan, 31 Maret 2021*
Nomor : 319/R-KEMENTAN/3/2021
*Program Inovatif Selama Pandemi, Kementan Diganjar Medeka Award*
Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) raih penghargaan di Merdeka Award 2021, Kementerian Pertanian dinilai memiliki program inovatif selama Pandemi Covid-19. Merdeka Award merupakan ajang penghargaan dan apresiasi yang diberikan kepada mereka yang berjuang, menginspirasi dan membantu mengatasi pandemi Covid-19.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’aruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi upaya yang dilakukan para penerima penghargaan sebagai bagian dari perjuangan membangun Indonesia di masa pandemi.
“Saya mengajak segenap lapisan masyarakat Indonesia, untuk tetap semangat dan optimis dalam menghadapi covid 19, marilah kita terus meningkatkan empati, kepedulian kepada sesama dimasa pandemi ini, untuk bangun Indonesia yang lebih maju,” kata Ma’aruf saat memberi sambutan pembuka secara virtual di Merdeka Award.
Dikesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Medeka.com, Ramadhian Fadillah, menilai selama pandemi, Kementan telah berhasil membuat program pangan yang sangat inovatif, diantaranya dengan mendorong penerapan inovasi teknologi dan mekanisasi, agroprenur dan petani millenial, komunikasi publik yang baik, food estate dan program padat karya secara massif untuk mendukung aktivitas produksi petani di seluruh Indonesia.
“Program-program strategis Kementerian Pertanian ini adalah aksi nyata dalam rangka Pencegahan dan Perlindungan dari dampak penyebaran virus Covid-19 di sektor pertanian,” ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, Kementan juga telah berupaya menjaga ketersediaan dan akses pangan lewat berbagai program kolaboratif, memudahkan masyarakat untuk mengakses pangan sebagai kebutuhan utama selama pademi. Lebih lanjut ia mengatakan apresiasi dan penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi semua pihak dalam menghadapi covid 19.
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat semua pihak untuk terus menanam benih kebaikan dan kesetiakawanan sosial. Penerima penghargaan ini adalah perwakilan dari sekian banyak kebaikan yang tersebar di penjuru negeri” katanya.
Pangan merupakan hal yang sangat krusial selama pandemi covid 19, dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan pentingnya konsep ketahanan pangan yang kuat untuk mengatasi berbagai bentuk turbulensi yang mungkin saja terjadi di era disrupsi seperti ini.
“Pangan menjadi prioritas bagi negara, sektor lain penting, namun pangan paling utama. Apalagi di masa pandemi ini, kita merasakan sekali, butuh pangan sehat, pangan yang cukup. gizi yang seimbang dan menyehatkan” ungkap pria yang sering disapa SYL ini.
Terkait dengan penghargaan tersebut, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, menyampaikan, selama ini Kementan fokus menerapkan 5 (Lima) Cara Bertindak (CB) sebagai upaya menjaga eksistensi kegiatan usahatani dan menjaga stabilitas ketahanan pangan di masa pandemi.
“CB 1 fokus pada peningkatan kapasitas produksi, mulai dari pengembangan lahan rawa hingga perluasan areal tanam baru, CB 2 dititikberatkan pada diversifikasi pangan lokal, dan pemanfaatan perkarangan sebagai sumber pangan, CB 3 lebih kepada penguatan cadangan dan system logistik pangan” beber Kuntoro.
Selain itu, lanjutnya, sesuai dengan arah kebijakan Mentan SYL bahwa pertanian harus maju, mandiri dan modern, Kementan juga tengah mendorong pengembangan pertanian modern lewat CB 4, kegiatan ini meliputi pengembangan smart farming, screen house, pengembangan food estate hingga korporasi petani.
“Dan yang terakhir ada gerakan tiga kali ekspor pertanian di CB 5, Alhamdulillah program – program tersebut berdampak langsung terhadap kinerja positif pertanian kita, salah satu buktinya ekspor pertanian di 2020 mampu mencapai Rp 451,8 triliun, naik 15,79 persen dari periode sebelumnya” ungkap Kuntoro.
Terkait dengan padat karya, Kuntoro mengaku tahun 2021, Kementan akan memaksimalkan gerakan padat karya untuk meningkatkan andil sektor pertanian terhadap pertumbuhan perekonomian nasional.
Sebagai informasi, penghargaan diberikan dalam rangkaian acara Merdeka Award di Kantor KLY Jakarta (31/3). Penghargaan diberikan secara langsung kepada Mentan SYL yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy.
Dalam menentukan penerima penghargaan, Merdeka.com bekerjasama dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Kunjungan Kerja Dirjen PKH Untuk Memastikan Ketersediaan Stok dan Kestabilan Harga Daging Sapi

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. Ir. Nasrullah,MSc dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag beserta Direktur Utama Berdikari melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka pemantauan kondisi di lapangan ke lokasi Peternakan sapi Potong di Wilayah Jawa Tengah Yakni Kab.Pati, Kab. Rembang, Kab. Blora, Kab. Boyolali, dan Kab. Karanganyar yang merupakan sentra sapi potong.
Dalam kegiatan ini, Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi turut mendampingi kunjungan Kerja Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kondisi jumlah stok sapi potong yang ada di wilayah Jawa Tengah untuk mempersiapkan kebutuhan masyarakat saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang akan segera tiba. Dengan adanya kunjungan kerja ini diharapkan nantinya dapat tercipta langkah-langkah kebijakan strategis yang memastikan tidak terjadinya lonjakan harga daging sapi yang tidak wajar serta menjaga stok daging sapi tetap aman. Dalam kunjungan ini diikuti pula oleh sejumlah stakeholder dan pemangku kebijakan di wilayah terkait.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Pendampingan Kunjungan Kerja Menteri Pertanian

Jum’at, 5 Maret 2021, Menteri Pertanian melakukan Gerakan Pengendalian OPT Di Kabupaten Karanganyar dan Boyolali. Sektor Pertanian merupakan sektor penting sebagai satu-satunya sektor di Indonesia yang bertahan menghadapi pandemi covid di Indonesia.
Dalam acara kunker ini Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi turut menghadiri bersama Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ir,Sugiono,MP.
Menteri Pertanian menyerahkan bantuan kementerian pertanian berupa itik, bibit jeruk, bibit kelapa, benih padi, dan juga alat semprot. Menteri Pertanian bersama bupati dan wakil bupati serta pejabat eselon I Kementan serta anggota DPR RI berkesempatan menanam bibit kelapa dan jeruk di kedua lokasi kunjungan.
Salah satu gerakan nyata di lapangan adalah gerakan padat karya di kawasan integrated farming berbasis korporasi petani yang hari ini dilakukan oleh Menteri Pertanian Dr.H. Sahrul Yasin Limpo S. H., MSi. M.Hum., didampingi staf Ahli Mentan, anggota DPR RI dan DPD pejabat eselon I yaitu Dirjenbun, Dirjen TP, Dirjen Hortikultura dan Kabarantan.
Lokasi pertama kunjungan di Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Mentan didampingi Bupati Karanganyar melakukan GERDAL (gerakan pengendalian) OPT dalam acara Gerakan Padat Karya Pengendalian WBC, Penanganan Dampak Perubahan Iklim Serta Penanaman Jeruk dan Kelapa untuk pemulihan ekonomi nasional

Kemudian pada Sabtu, 6 Maret 2021, Menteri Pertanian melanjutkan kunjungannya dengan kegiatan panen padi di Magelang tepatnya di agrowisata Svarga Bumi, Desa Ngadiharjo, Borobudur, Magelang.

Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi juga turut menghadiri kunjungan kerja Mentan ini.

Dalam sambutannya Mentan menyampaikan agar Dirjen Tanaman Pangan , Dirjen Hortikultura dan Dirjen lainnya segera dapat mereplikasi Agrowisata Svarga Bumi di beberapa Propinsi2 lainnya yang dekat dengan destinasi wisata.

Potensi Pertanian semakin diminati juga sebagai wisata agro agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Presentasi Usulan proyek SBSN 2021 BBPTUHPT Baturraden

Presentasi Usulan proyek SBSN 2021 BBPTUHPT Baturraden untuk Pengembangan Manggala sebagai Main Farm Pembibitan Sapi Perah pada hari Jum’at, 19 Februari 2021

Presentasi dilakukan melalui rapat daring dihadiri Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit, MSi, Ditjen Anggaran,bagian perencanaan dan Anggaran PKH, Kabag Umum, dan seluruh tim Koordinator dan Subkoordinator BBPTUHPT Baturraden.

Acara dibuka dengan arahan dari sesditjen PKH. Harapannya output SBSN ini sebagai aset Ditjen PKH dalam jangka panjangnya untuk peningkatan produksi bibit sapi perah termasuk dalam pengolahan produk nya. Berharap bahwa ini akan disetujui dan terealisasikan di tahun 2022.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Koordinasi Hilirisasi Produk Olahan Peternakan

BBPTUHPT Baturraden menggelar Rapat tindak lanjut Rapat Koordinasi Hilirisasi Produk Olahan Peternakan yang dihadiri oleh tim Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHNAk), Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Sekretariat Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, BPOM, Cimory, BBPKH Cinagara, BBPP Batu, BB Litbang Pasca Panen Pertanian.(10/2)

Dalam rakor tindak lanjut seluruh tim pusat pun perlu untuk meninjau langsung Unit Pengolahan Susu Pasteurisasi yang dimiliki BBPTUHPT Baturraden, yang telah memproduksi olahan susu pasterurisasi “Mil Aden”. Produk BBPTUHPT Baturraden ini telah memiliki sertifikat ijin edar BPOM semua varian : rasa coklat, strawberry, melon, dan vanilla.

Saat ini produk olahan susu seperti minuman susu segar, susu aneka rasa, susu UHT, Susu kambing, Keju, Yogurt, dan Kefir dalam masa Pandemi covid 19 ini menjadi minuman sehat yang semakin digemari oleh masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Kegiatan Penanaman Rumput Pakchong

Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi meninjau pelaksanaan kegiatan penanaman rumput Pakchong di area farm Manggala pada Rabu 27 Januari 2021. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Balai bersama-sama adik-adik Mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL di BBPTUHPT Baturraden.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Pelaksanaan Program Percepatan Kebuntingan

Pada Senin 26 Januari 2021, BBPTUPT Baturraden melaksanakan kegiatan rutin program reproduksi percepatan kebuntingan di farm Manggala. Kegiatan ini dipimpin langsung Koordinator Substansi Pelayanan Pembibitan drh.Samsul Fikar didampingi oleh tim dari fungsional medik veteriner dan pengawas bibit ternak. Dengan adanya kegiatan ini,diharapkan produksi bibit ternak di BBPTUHPT Baturraden semakin optimal dan mampu memenuhi kebutuhan bibit di masyarakat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Informasi Layanan Permohonan Pembelian Bibit Ternak Sapi Perah dan Kambing Perah di BBPTUHT Baturraden

Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan seluruh stakeholder terhadap produksi bibit di BBPTUHPT Baturraden. Tingginya animo masyarakat peternakan terhadap permintaan/permohonan pembelian produk bibit ternak sapi perah dan kambing perah di BBPTUHPT Baturraden,  bersama ini kami informasikan sehubungan dengan keterbatasan produksi bibit ternak sapi perah dan kambing perah di BBPTUHPT Baturraden, sehingga layanan permohonan pembelian baru tahun 2021 tidak dapat kami penuhi.

Selanjutnya layanan permohonan pembelian sapi perah dan kambing perah oleh seluruh stakeholder akan kami laksanakan pada tahun 2022 untuk distribusi tahun 2023.

Demikian pemberitahuan kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Presiden Jokowi dorong Pembangunan Pertanian Dalam Skala Luas

Presiden Jokowi dorong Pembangunan Pertanian Dalam Sekala Luas

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 yang digelar secara virtual di Istana Negara, Senin, 11 Januari 2021. Dalam sambutanya Presiden Joko Widodo menyampaikan dalam kondisi Pandemi covid-19 sektor petanian menempati posisi yang semakin sentral, untuk itu Presiden menghimbau untuk berhati-hati, akibat adanya pembatasan mobiltas warga, bahkan distribusi barang antar negara serta distribusi pangan dunia.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa untuk tetap dapat memenuhi pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia, maka pengelolaan yang berkaitan dengan pangan serta pembangunan pertanian harus kita seriusi secara detil dan menggunakan sekala luas.
“Dalam mengatasi masalah yang terjadi saat ini kita harus membangun program pertanian yang berbasis economic of scale (sekala luas), untuk itu kenapa saya dorong food estate harus segera diselesaikan, “ ungkap Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan harapanya, agar tahun ini program Food Estate yang telah digarap di Provinsi Kalimantan Tengah dapat segera diselesaikan, karena menurutnya apabila program tersebut telah dilakukan, maka tahapan evaluasi penting dilakukan untuk melihat apa saja kendala yang terjadi di lapangan, sehingga nantinya apabila program tersebut berhasil dengan baik Provinsi lain bisa mencontohnya.

“ Inilah cara pembangunan pertanian yang harus kita tuju yaitu melalui skala luas dan menggunakan teknologi pertanian, sehingga nantinya harga pokok produksi bisa bersaing dengan harga komoditas yang sama dengan negara lain,“ tegas Presiden Joko Widodo

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo turut menyampaikan apresiasinya terkait adanya pertumbuhan positif pada sektor pertanian terutama pada peningkatan ekspor komoditas pertanian.

Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI berkenan hadir memberikan arahan dan membuka acara Rakernas, menurut Mentan hal ini menunjukan perhatian yang tinggi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pertanian khususnya kepada para petani.

Dihadapan Presiden Joko Widodo dan beberapa Menteri serta tamu undagan baik offline maupun online yang hadir dalam Rakernas yang bertema “Memperkuat peran sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid -19 “, Mentan menyampaikan beberapa hal terkait laporan Pembangunan Pertanian Tahun 2021.

Mentan mengungkapkan bahwa Kementan telah menetapkan arah kebijakan yaitu pertanian Maju Mandiri Modern, sehingga arah kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam bertindak cerdas cepat dan tepat bagi seluruh jajaran Kementan. Membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern kian tertantang kala wabah corona masuk ke Indonesia, dan menghantam perekonomian dunia termasuk Indonesia.

Untuk itu dalam rangka mencapai ketahanan pangan, nilai tambah dan ekspor yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan produkivitas kemudian melakukan program pendukung yang telah diformat dengan 5 cara bertindak (CB) sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“ Cara Bertindak yang kami lakukan meliputi peningkatkan kapasitas dan produksi, diversifikasi pangan, penguatan cadangan atau lumbung pangan, penerapan pertanian Modern atau modernisasi pertanian serta peningkatan ekspor pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), “ papar Mentan

Lebih lanjut Mentan mengungkapkan bahwa dalam menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, Kementerian Pertanian telah melakukan upaya terobosan melalui pengembangan kawasan pertanian skala luas (food estate) dan program koorporasi Pertanian di 6 Provinsi serta melakukan perluasan areal tanam.

Mengakhiri laporanya Mentan mengungkapkan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan tugas dan bekerja keras dilapangan. Dan menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pembanguanan pertanian.

“ Kami terus meminta arahan dan perintah dari Presiden RI, untuk menjalankan tugas kami. Dukungan dan kerjasama dari pemerintah daerah baik itu agubernur maupun bupati serta para Menteri yang lainya sangat luar biasa bagi kami, “ ujar mentan.

 

sumber : Kementerian Pertanian

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more