“MIL ADEN” di Serayu Expo 2017 Banjarnegara

“MIL ADEN” di Serayu Expo 2017 Banjarnegara

Pameran Serayu Expo 2017 Banjarnegara diadakan di Kawasan Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara pada tanggal 24 – 27 Agustus 2017 dan dilakukan pembukaan oleh Bupati Banjarnegara yaitu Bapak Prijo Anggoro BR, SH, MSi pada pukul 10.00 WIB.

Serayu Expo sebagai salah satu event utama Festival Serayu Banjarnegara 2017 menjadi sebuah agenda yang penting dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Dukungan yang begitu besar dari berbagai pihak antara lain Kementerian dan Badan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BUMN/BUMD, Swasta, Asosiasi Perusahaan, Komunitas Masyarakat, UMKM dan Koperasi serta seluruh stakeholder.

Tujuan dari diadakannya Serayu Expo 2017 Banjarnegara antara lain :

  • Memperkuat hubungan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, komunitas, pelaku bisnis, wirausahawan dan masyarakat serta akademisi.
  • Mendorong peran serta pelaku ekonomi, bisnis dan komunitas masyarakat dalam mensukseskan Festival Serayu 2017.
  • Mempromosikan pendidikan, kreativitas dan seni dalam sistem pendidikan formal maupun informal.
  • Mendukung pengembangan industri budaya lokal yang dinamis.
  • Memperkuat kreasi, karya cipta, produksi, distribusi dan pemasaran produk-produk UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia.
  • Mempromosikan industri, perdagangan, investasi dan produk-produk unggulan daerah serta multiproduk.

UPT Kementerian Pertanian yakni BBTUHPT Baturraden ikut serta dalam rangkaian acara Serayu Expo 2017 Banjarnegara. Dalam kesempatan kali ini, BBPTUHPT Baturraden menampilkan produk olahan susu, salah satu diantaranya adalah susu pasteurisasi MIL ADEN. Susu pasteurisasi adalah susu segar yang diolah melalui proses pemanasan dengan tujuan mencegah kerusakan susu akibat aktivitas mikroorganisme perusak (patogen) dengan tetap menjaga kualitas nutrisi susu. MIL ADEN terdiri dari beberapa varian rasa yaitu rasa coklat, melon, strawberry dan mocca. “Rasanya enak, anak saya suka, makanya saya kembali lagi kesini” ujar salah satu pengunjung stand.

MIL ADEN terbukti mampu menarik animo masyarakat untuk mengunjungi stand BBPTUHPT Baturraden dan sekaligus sebagai upaya promosi dalam menggerakkan masyarakat untuk gemar meminum susu. (YEs)

 

Read more

Produktivitas Lahan

PRODUKTIVITAS LAHAN HPT ANDA TERUS MENURUN ?

Mungkin Anda Belum Menerapkan Kaidah Ini

Oleh : Santi Widiartika

“ Pakan merupakan faktor produksi penting dalam kegiatan usaha peternakan karena produktivitas ternak sangat ditentukan oleh ketersediaan  pakan yang baik secara kualitas, kuantitas maupun kontinuitas “  

Ketersediaan  pakan  adalah  tantangan pembangunan peternakan secara nasional. selain tingginya harga bahan baku pakan dan pakan jadi, lahan untuk budidaya hijauan pakan ternak pun semakin menyempit karena terjadi persaingan dengan tanaman pangan maupun pemukiman masyarakat.

Keterbatasan lahan  HPT yang dimiliki perlu mendapatkan pengelolaan lahan yang tepat agar produktivitasnya sesuai dengan yang diharapkan.

Tanah / lahan HPT yang digunakan secara terus menerus lambat laun akan mengalami kondisi kritis tanpa diikuti dengan pengelolaan lahan yang tepat dan tanpa penerapan kaidah pemupukan berimbang, penggunaaan pupuk anorganik secara terus menerus tanpa menerapkan kaidah pemupukan berimbang  dapat mengganggu keseimbangan unsur hara tanah / kerusakan struktur tanah selain merupakan pemborosan. Kerusakan tanah akan berdampak pada produktivitas lahan yang terus menurun.

Salah satu solusi untuk mempertahankan hasil panen HPT, untuk membenahi kerusakan struktur tanah dan sekaligus penghematan dalam biaya pemupukan adalah dengan aplikasi pemupukan berimbang yang dikombinasi dengan pemberian bahan organik serta dilakukan pada waktu yang tepat (sesuai fase tumbuhan), untuk mendapatkan manfaat pemupukan perlu dilakukan teknik pemupukan yang sesuai dengan kondisi / topografi lahan.

Pemupukan berimbang adalah pemberian pupuk ke dalam tanah untuk mencapai status semua hara esensial seimbang dan optimum dalam tanah untuk meningkatkan produksi dan mutu hasil, efisiensi pemupukan, kesuburan tanah serta menghindari pencemaran lingkungan.

Dalam pemupukan berimbang Jenis hara tanah yang sudah mencapai kadar optimum atau status tinggi, tidak perlu ditambahkan lagi sehingga menghindari pemborosan biaya pemupukan, kecuali sebagai pengganti hara yang terangkut sewaktu panen. Sistem pemupukan berimbang didasarkan atas hasil analisa uji tanah (yang idealnya diketahui melalui analisa laboratorium, jika tidak memungkinkan secara sederhana bisa juga menggunakan perangkat uji tanah) dan kebutuhan tanaman.

Konsep Pemupukan Berimbang mempertimbangkan :

  • Status hara tanah (yang diperoleh idealnya berdasarkan analisa labolatorium atau bisa juga menggunakan perangkat uji tanah)
  • Kebutuhan tanaman
  • Target Hasil
  • Penggunaan bahan organik (dalam studi yang lain dijadikan sebagai pertimbangan dalam rekomendasi dosis pemupukan).

Penggunaan bahan organik sangat besar peranannya dalam meningkatkan efisiensi pemupukan. Karena itu, rekomendasi pemupukan disusun berdasarkan ada tidaknya pemberian pupuk organik.

Read more