Kegiatan Penanaman Rumput Pakchong

Kepala BBPTUHPT Baturraden Drh.Sintong HMT Hutasoit,MSi meninjau pelaksanaan kegiatan penanaman rumput Pakchong di area farm Manggala pada Rabu 27 Januari 2021. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Balai bersama-sama adik-adik Mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL di BBPTUHPT Baturraden.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Pelaksanaan Program Percepatan Kebuntingan

Pada Senin 26 Januari 2021, BBPTUPT Baturraden melaksanakan kegiatan rutin program reproduksi percepatan kebuntingan di farm Manggala. Kegiatan ini dipimpin langsung Koordinator Substansi Pelayanan Pembibitan drh.Samsul Fikar didampingi oleh tim dari fungsional medik veteriner dan pengawas bibit ternak. Dengan adanya kegiatan ini,diharapkan produksi bibit ternak di BBPTUHPT Baturraden semakin optimal dan mampu memenuhi kebutuhan bibit di masyarakat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Informasi Layanan Permohonan Pembelian Bibit Ternak Sapi Perah dan Kambing Perah di BBPTUHT Baturraden

Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan seluruh stakeholder terhadap produksi bibit di BBPTUHPT Baturraden. Tingginya animo masyarakat peternakan terhadap permintaan/permohonan pembelian produk bibit ternak sapi perah dan kambing perah di BBPTUHPT Baturraden,  bersama ini kami informasikan sehubungan dengan keterbatasan produksi bibit ternak sapi perah dan kambing perah di BBPTUHPT Baturraden, sehingga layanan permohonan pembelian baru tahun 2021 tidak dapat kami penuhi.

Selanjutnya layanan permohonan pembelian sapi perah dan kambing perah oleh seluruh stakeholder akan kami laksanakan pada tahun 2022 untuk distribusi tahun 2023.

Demikian pemberitahuan kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more

Presiden Jokowi dorong Pembangunan Pertanian Dalam Skala Luas

Presiden Jokowi dorong Pembangunan Pertanian Dalam Sekala Luas

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 yang digelar secara virtual di Istana Negara, Senin, 11 Januari 2021. Dalam sambutanya Presiden Joko Widodo menyampaikan dalam kondisi Pandemi covid-19 sektor petanian menempati posisi yang semakin sentral, untuk itu Presiden menghimbau untuk berhati-hati, akibat adanya pembatasan mobiltas warga, bahkan distribusi barang antar negara serta distribusi pangan dunia.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa untuk tetap dapat memenuhi pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia, maka pengelolaan yang berkaitan dengan pangan serta pembangunan pertanian harus kita seriusi secara detil dan menggunakan sekala luas.
“Dalam mengatasi masalah yang terjadi saat ini kita harus membangun program pertanian yang berbasis economic of scale (sekala luas), untuk itu kenapa saya dorong food estate harus segera diselesaikan, “ ungkap Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan harapanya, agar tahun ini program Food Estate yang telah digarap di Provinsi Kalimantan Tengah dapat segera diselesaikan, karena menurutnya apabila program tersebut telah dilakukan, maka tahapan evaluasi penting dilakukan untuk melihat apa saja kendala yang terjadi di lapangan, sehingga nantinya apabila program tersebut berhasil dengan baik Provinsi lain bisa mencontohnya.

“ Inilah cara pembangunan pertanian yang harus kita tuju yaitu melalui skala luas dan menggunakan teknologi pertanian, sehingga nantinya harga pokok produksi bisa bersaing dengan harga komoditas yang sama dengan negara lain,“ tegas Presiden Joko Widodo

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo turut menyampaikan apresiasinya terkait adanya pertumbuhan positif pada sektor pertanian terutama pada peningkatan ekspor komoditas pertanian.

Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI berkenan hadir memberikan arahan dan membuka acara Rakernas, menurut Mentan hal ini menunjukan perhatian yang tinggi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pertanian khususnya kepada para petani.

Dihadapan Presiden Joko Widodo dan beberapa Menteri serta tamu undagan baik offline maupun online yang hadir dalam Rakernas yang bertema “Memperkuat peran sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid -19 “, Mentan menyampaikan beberapa hal terkait laporan Pembangunan Pertanian Tahun 2021.

Mentan mengungkapkan bahwa Kementan telah menetapkan arah kebijakan yaitu pertanian Maju Mandiri Modern, sehingga arah kebijakan tersebut menjadi pedoman dalam bertindak cerdas cepat dan tepat bagi seluruh jajaran Kementan. Membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern kian tertantang kala wabah corona masuk ke Indonesia, dan menghantam perekonomian dunia termasuk Indonesia.

Untuk itu dalam rangka mencapai ketahanan pangan, nilai tambah dan ekspor yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan produkivitas kemudian melakukan program pendukung yang telah diformat dengan 5 cara bertindak (CB) sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“ Cara Bertindak yang kami lakukan meliputi peningkatkan kapasitas dan produksi, diversifikasi pangan, penguatan cadangan atau lumbung pangan, penerapan pertanian Modern atau modernisasi pertanian serta peningkatan ekspor pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), “ papar Mentan

Lebih lanjut Mentan mengungkapkan bahwa dalam menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, Kementerian Pertanian telah melakukan upaya terobosan melalui pengembangan kawasan pertanian skala luas (food estate) dan program koorporasi Pertanian di 6 Provinsi serta melakukan perluasan areal tanam.

Mengakhiri laporanya Mentan mengungkapkan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan tugas dan bekerja keras dilapangan. Dan menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pembanguanan pertanian.

“ Kami terus meminta arahan dan perintah dari Presiden RI, untuk menjalankan tugas kami. Dukungan dan kerjasama dari pemerintah daerah baik itu agubernur maupun bupati serta para Menteri yang lainya sangat luar biasa bagi kami, “ ujar mentan.

 

sumber : Kementerian Pertanian

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0
Read more