Pemotongan Kuku Sapi

Perawatan kuku pada sapi perah sangat perlu dilakukan terutama pada sapi yang terus menerus dipelihara di dalam kandang atau yang kurang exercise.  Sapi-sapi yang teratur digembalakan, kukunya akan lebih sehat dibandingkan dengan sapi yang tidak pernah digembalakan.   Sapi  yang kurang gerak menyebabkan kuku tumbuh membengkok atau melebar ke atas.

Kuku sapi merupakan bagian tubuh yang sangat penting karena dipergunakan untuk menopang berat badan, untuk berjalan dan lain- lain. Apabila kuku dalam keadaan sakit, maka akan mengganggu pergerakan sapi dan akhirnya dapat menurunkan produksi dan produktivitas sapi  itu sendiri.

Guna menjaga kedudukan kuku yang serasi sebaiknya pemotongan kuku dilakukan secara rutin setiap 3 bulan sekali

Alat untuk memotong kuku antara lain : Hoof trimer, Claw Cutter Sheep, Claw Cutter Hoof Rasp (FHK), Hoof dan Sickle (FHK). Apabila tidak terdapat alat pemotong khusus, pemotongan kuku dapat dilakukan dengan pahat, kikir, palu atau tang penggunting (kakatua) yang tajam

 Kuku yang tidak dipelihara dapat berakibat  :

– Kedudukan tulang racak menjadi salah yang menimbulkan titik jatuh hewan berada pada teracak bagian belakang.

– Bentuk punggungnya seperti   busur
– Mudah terkena penyakit kuku (foot rot)
– Sapi menjadi pincang

Pemotongan kuku sebaiknya dimulai dari kaki depan terlebih dahulu. Setelah selesai baru

dilanjutkan pada kedua kaki bagian belakang. Sebelumnya kuku tersebut dibersihkan dari kotoran yang melekat dengan menggunakan pisau kuku sehingga keadaan anatomis kuku akan cepat terlihat dan tampak batas-batas kuku yang harus dipotong

Sapi yang akan dipotong kukunya dimasukkan  ke kandang jepit, kemudian sapi yang akan dipotong kukunya  diangkat dan dilipatkan ke belakang. Untuk memudahkan pemotongan , bagian teracak sapi tersebut sebaiknya  diganjal dengan balok kayu sehingga kuku dapat ditekankan pada balok kayu tersebut selama pemotongan.

Cara pemotongan kuku sapi adalah sebagai berikut :

  • Kuku dipotong dengan alat pemotong melingkar sekeliling kuku dari belahan kuku depan mengarah ke belakang. Pemotongan tidak boleh melewati garis putih (white line) kuku karena akan banyak pembuluh darah dan syaraf yang dilukai sehingga dapat menimbulkan pendarahan.
  • Pemotongan kuku cukup dengan menghilangkan bagian- bagian yang abnormal saja
  • Setelah dipotong bagian- bagian kuku tersebut di kikir agar lebih halus dan indah, selanjutnya diolesi dengan iodium tincture atau formaldehyde
    (Subiakti, S.Pt)

Post a comment