PENILAIAN KONDISI TUBUH SAPI PERAH

PENILAIAN KONDISI TUBUH SAPI PERAH

BODY CONDITION SCOR (BCS)

Santi Widiartika, S.Pt

Body Condition Score (BCS), merupakan suatu metode untuk memberi skor kondisi tubuh ternak baik secara visual maupun dengan perabaan terhadap lemak tubuh pada bagian tertentu tubuh ternak. bertujuan untuk mengetahui pencapaian standar kecukupan cadangan lemak tubuh yang akan mempengaruhi dalam penampilan produksi susu, efesiensi reproduksi dan herd longevity.

Pelaksanaan penilaian

Pelaksanaan penilaian melalui pemeriksaan secara visual maupun dengan perabaaan terhadap kondisi subkutan lemak tubuh pada pangkal ekor dan sekitar tulang belakang hips, ribs, pin bone. Perhitungan nilai BCS sebesar 5 poin, dengan penambahan nilai 0,25 (Quarter Point)

  • Jika semuatonjolan tulang (hooks, pins, dan lain-lain terlihat bulatmaka memiliki nilai bcs sama dengan 5.0
  • Jika hook sedikit sekali terlihat maka nilai BCS 4.75
  • Jika thurl datar dan pin terkubur jaringan lemak nilai BCS 4.5
  • Jika ujung tulang rusuk pendek sedikit sekali kelihatan maka nilai BCS 4.25
  • Jika thurl datar memiliki BCS 4.00
  • Jika sacral ligamen masih kelihatan dan tailhead ligament sedikit kelihatan, nilai BCS sama dengan 3.50
  • Apabila garis dari tulang hook ke tulang thrul sampai tulang pin membentuk bulan sabit (U)  maka nilai lebih besar atau setara dengan 3.25, jika sacral ligament dan tailhead ligament kelihatan, maka nilai BCS sama dengan 3.25.
  • Apabila garis dari tulang hook ke tulang thrul sampai tulang pin berbentuk sudut runcing (V) maka nilai BCS kurang dari atau sama dengan 3.0  Jika tulang hook berbentuk bulat dan tulang pin berisi jaringan lemak maka nilai BCS sama dengan 3.0
  • Jika tulang hook berbentuk sudut dan tulang pin menonjol tipis maka nilai BCS sama dengan 2.75.
  • Juka tulang pin berbentuk sudut runcing dan dirasakan adanya lapisan lemak tipis maka nilai BCS sama dengan 2.50
  • Memperhatikan kerutan lapisan lemak penutup pada tulang rusuk pendek (short ribs). Apabila terlihat hanya setengah dari ujung tulang rusuk pendek ke bagian tulang punggung maka nilai BCS 2.25, jika terlihat tiga per empat maka nilai BCS 2.0
  • Juka tulang thurl menonjol dan memiliki tulang punggung berbentuk tonjolan gigi gergaji, maka nilai BCS kurang dari 2.0

Waktu penilaian

Saat induk beranak,

Penilaian dilakukan saat memproduksi kolostrum ( 1 sampai 7 hari). Standar BCS pada periode ini 3.25 – 3.75

Setelah beranak

Penilaian dilakukan saat peningkatan produksi susu (1 bulan postpartum). Secara ideal sapi akan kehilangan 0.5 poin nilai BCS, hal ini terjadi karena keseimbangan energi negatif dimana cadangan lemak tubuh akan digunakan untuk memproduksi susu, laktasi > reproduksi > pertumbuhan > hidup pokok. Standar BCS pada periode ini 3.0 – 3.5

Saat dikawinkan

Penilaian dilakukan saat produksi susu mulai menurun (3 bulan postpartum), 2-3 bulan setelah beranak produksi susu terjadi penurunan, periode ini sapi dalam pemanfaatan energi pakan mulai terjadi keseimbangan energy positif, hal ini karena prioritas pemanfaatan akan digunakan untuk proses reproduksi dengan menunjukan tanda tanda sapi berahi. Standar BCS  pada periode ini 2.75 -3.25.

Pemeriksaan  Kebuntingan

Apabila umur foetus pada kebuntingan telah mencapai 3 bulan. Penilaian pada periode trimester II berdasarkan prioritas pemanfaatan energi pakan yang tersedia difokuskan untuk kepentingan reproduksi > laktasi > pertumbuhan > Hidup pokok. Standar periode ini 3.0 – 3.5.

Periode Akhir Laktasi

Penilaian dilakukan pada saat produksi susu mulai berkurang (9 bulan pospartum). Hal ini karena pemanfaatan energi pakan difokuskan pada  reproduksi > Pertumbuhan > hidup pokok > laktasi. Standar BCS pad periode ini 3.25 -3.75.

Periode Kering

Penilaian dilakukan pada saat sapi bunting tua, (I bulan prepartum), hal ini karena pemanfaatan energi pakan difokuskan pada reproduksi > pertumbuhan > Hidup Pokok > Persiapan laktasi berikutnya. Standar BCS periode ini 3,5 – 4

 

Post a comment