BBPTUHPT BATURRADEN GANDENG FONTERA DAIRY FARMING SCHOLARSHIP (FDS) MAJUKAN PETERNAKAN SAPI PERAH

Fontera adalah salah satu perusahan terkemuka di dunia yang bergerak di bidang nutrisi susu sekaligus pemasok bahan baku berbagai susu bagi banyak perusahaan terdepan didunia yang bergerak di industry makanan. Di Indonesia, Fontera juga merupakan salah satu perusahaan susu yang besar.  Fontera memiliki  misi membangun Indonesia yang sehat dengan menyajikan nutrisi susu yang sehat dan mempromosikan gaya hidup sehat kepada semua orang setiap hari.  Dalam rangka mendukung pertumbuhan industry persusuan nasional BBPTUHPT Baturraden bekerjasama dengan Fontera Dairy Scholarship mengadakan Program Pelatihan peningkatan ketrampilan dan pengetahuan peternak sapi perah dan petugas lapang.

Pelatihan FDS ( Fontera Dairy Farming Scholarship ) 2017 berlangsung tanggal 14 – 30 Agustus 2017 di BBPTUHPT Baturraden. Kegiatan ini diikuti sebanyak 16 peserta yang dipilih melalui proses seleksi oleh panitia yang berasal dari dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat dan FBI. Untuk seleksi teknis dan wawancara dilaksanakan di Jakarta oleh high level selection panelist yang salah satu timnya berasal dari perwakilan kedutaan New Zeland, Mr.Gavin Romayne, dan Kepala BBPTUHPT Baturraden, Ir.Sugiono,MP. Peserta yang  lolos seleksi  sebanyak 16 orang yang terdiri dari para petugas dan peternak  Peserta yang lolos seleksi ini  akan mengikuti 3 tahap pelatihan. Kegiatan pelatihan di BBPTUHPT Baturraden  merupakan kegiatan tahap pertama Fontera Dairy Farming  Schollarship yang pertama di tahun 2017.  Kegiatan tahap kedua akan diselenggarakan di New Zeland dan tahap ketiga atau yang terakhir akan dilaksanakan di BBPKH Cinagara.

Dalam kegiatan VIP DAYS  Fontera Dairy Farming Scholarship , Rabu tanggal 23 Agustus 2017 di gedung Eduwisata BBPTUHPT Baturraden dihadiri Ir.Sugiono MP (Kepala BBPTU HPT Baturraden, Mandar Namjoshi (Acting Managing Director Fontera Branch Indonesia /FBI),  Chris Ward, (GM Community Programme, FNZ , Teguh Boediyana (Ketua Dewan Persusuan Nasional), Wisnu Widjaya Soedibjo (Direktor for Investment Project) dan H.E Dr.Trevor Matherson ( NZ Ambassador to Indonesia) dan sejumlah awak media. Dalam sambutannya Teguh Boediyana berpesan,”peserta FDS 2017 untuk tidak berhenti menjadi motor penggerak persusuan nasional, yang akan merubah dari beternak adalah sambilan menjadi beternak adalah pekerjaan pokok”

Sedang dalam sesi Tanya jawab dengan media Ir.Sugiono,MP menyampaikan bahwa untuk BBPTUHPT Baturraden dalam tiap tahunnya menghasilkan bibit bersertifikat 500 – 600 ekor. Sedang yang bertanggung jawab menjaga mutu genetic adalah BIB Lembang dan BBIB Singosari. Sapi perah Indonesia dalam satu masa produksi (305) harusnya bisa menghasilkan 5000 liter tapi pada kenyataannya hanya menghasilkan 2000 – 3000 liter. Hal ini disebabkan masalah pakan dan mastitis. Dan untuk mengembangkan peternakan sapi perah diluar Jawa adalah sangat susah. Karena budaya  masarakat yang berbeda. Untuk meningkatkan produksi susu sapi BBPTU HPT Baturraden bekerjasama dengan BBIB Singosari dan BIB Lembang melakukan Progeny Test. Uji untuk mendapatkan pejantan unggul untuk mendapatkan keturunan sapi betina dengan produksi susu yang tinggi, yang diharapkan bisa mencapai produksi 5000 liter dalam satu masa produksi.

Kerjasama antara FDS dengan BBPTUHPT Baturraden pada tahun 2017 ini, sudah memasuki tahun kelima. Mudah – mudahan kerjasama ini bisa terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas dan ketrampilan petugas dan peternak  sehingga bisa mendukung perkembangan dunia peternakan sapi perah di Indonesia terutama untuk peningkatan produksi susu yang lebih maju dan sejahtera.( ika bbptu)

 

Post a comment