Kementan Bahas Strategi Percepatan Pengembangan Ayam Petelur Merah Putih 2026

Selasa, 24 February 2026

Baturraden - Guna menyukseskan pelaksanaan kegiatan pengembangan ayam petelur tahun 2026, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Direktorat Perbibitan melaksanakan evaluasi sekaligus sosialisasi petunjuk teknis kegiatan strategis Kementerian Pertanian berupa pengembangan ayam petelur merah putih tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 23–24 Februari 2026.

Dari hasil evaluasi, program ini dinilai berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pendapatan anggota kelompok penerima bantuan.

Selain berdampak pada aspek ekonomi, program ini juga berkontribusi dalam pemenuhan gizi masyarakat serta mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas capaian tersebut, Komisi IV DPR RI menambahkan alokasi anggaran untuk tahun 2026 menjadi 600.000 ekor ayam petelur yang akan disalurkan kepada 1.000 kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal PKH, Agung Suganda, Staf Ahli Menteri Pertanian, para direktur lingkup PKH, para Kepala UPT lingkup Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Banpem.

Dalam sambutannya, Dirjen PKH menitikberatkan pentingnya dokumen administrasi pelaksanaan bantuan pemerintah (banpem) ayam petelur merah putih secara tepat, lengkap, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa program ini harus berkelanjutan, sehingga UPT selaku satuan kerja tetap melakukan pendampingan kepada kelompok penerima manfaat agar usaha ayam petelur dapat berkembang optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.