Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Salatiga Bahas Penguatan Sektor Peternakan Sapi Perah
Kamis, 09 April 2026
Salatiga, 9 April 2026 – Komisi IV DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik di KSU Ngudi Luhur, Kota Salatiga, pada Kamis (9/4). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi peternak sapi perah di wilayah tersebut.
Kunjungan komisi IV yang dipimpin oleh Panggah Susanto didampingi Kementerian Pertanian RI oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), dihadiri oleh Wali Kota Salatiga, Kepala BBPTU HPT Baturraden, Kepala dinas Provinsi/Kabupaten terkait,Kepala Badan Karantina Indonesia Jateng, Kepala BRMP Jateng Badan Pangan Nasional, PT Berdikari, dan PT ID Food.
Dalam kegiatan tersebut, Komisi IV DPR RI melakukan dialog langsung dengan para peternak yang tergabung dalam KSU Ngudi Luhur dan KUD Getasan. Peternak sampaikan aspirasi untuk pengembangan usaha ke depan. Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan akses terhadap bibit sapi perah berkualitas, upaya efisiensi dalam penyediaan pakan tambahan, dan optimalisasi pengelolaan limbah kotoran ternak agar lebih bernilai guna.
Selain itu, peternak juga menyampaikan permintaan dukungan penguatan aspek teknis operasional, seperti pengembangan jaringan listrik untuk mendukung fasilitas pendingin susu berkapasitas 2.000 liter, peningkatan sarana distribusi seperti truk pengangkut dan milk can, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan susu guna menjaga dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan
Dalam forum tersebut, para peternak berharap adanya kebijakan yang dapat menjaga harga susu tetap stabil, dengan harapan tidak berada di bawah Rp7.000 per liter. Mereka juga menyampaikan keinginan untuk dukung program penguatan gizi masyarakat, masih terkendala peralatan pengolahan memadai agar kualitas produk susu tetap terjamin hingga ke konsumen.
Anggota Komisi IV DPR RI, Dwita Ria Gunadi, menekankan pentingnya prioritas dukungan pemerintah dalam penyediaan bibit sapi perah & bantuan alat pengolahan susu.

