Sinergi Indonesia–Jepang dalam Pembangunan Berkelanjutan bersama JICA

Jumat, 06 February 2026

Baturraden — BBPTUHPT Baturraden menerima kunjungan lapang dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam rangka meninjau secara langsung pengelolaan farm serta potensi pengembangan pembibitan ternak di BBPTUHPT Baturraden. Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo beserta jajaran. (5/2/2026)

Pada kesempatan tersebut, Kepala BBPTUHPT Baturraden menyampaikan paparan Profil Balai, meliputi tugas dan fungsi, fasilitas, serta peran strategis BBPTUHPT Baturraden dalam pengembangan pembibitan ternak unggul nasional. Dalam paparannya, Kepala Balai juga mengajak delegasi JICA untuk berdiskusi mengenai pengembangan pembibitan ternak unggul sapi perah dan kambing perah sebagai upaya meningkatkan produksi bibit berkualitas serta mendukung peningkatan produksi susu nasional.

Kunjungan lapang ini turut diisi dengan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas farm, meliputi manajemen pemeliharaan ternak, penerapan teknologi peternakan, pengelolaan kesehatan hewan, hingga pengolahan produksi susu. Diskusi yang berlangsung menjadi wadah pertukaran informasi dan pengalaman terkait penerapan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan peternakan berkelanjutan.

Selama ini, Kantor JICA Indonesia telah memfasilitasi pelaksanaan berbagai program dan jenis pelatihan, baik yang dilaksanakan di Jepang, Indonesia, maupun di negara berkembang lainnya. Program-program tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi personel yang memiliki potensi memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia, terutama dalam penguatan kelembagaan serta perbaikan sistem di berbagai sektor.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi dan peluang kerja sama yang lebih luas antara BBPTUHPT Baturraden dan JICA, khususnya dalam peningkatan kapasitas SDM, alih teknologi, serta pengembangan sistem pembibitan ternak unggul yang berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan dan produksi susu nasional.